Kesan Pertama
Bu Wati buka warungnya di ruko sederhana pinggir Jalan Veteran, deket beberapa kos mahasiswa dan kampus. Nggak heran kalau jam makan siang, isinya didominasi anak kos dan mahasiswa yang jelas nyari makan kenyang tanpa bikin dompet nangis. Meja-mejanya plastik khas warung kaki lima yang dipindah ke dalam ruko, simpel tapi bersih dan cukup luas buat nampung rombongan berlima-enam orang sekaligus.
Mangkok Pertama
Yang bikin kita langsung notice adalah porsinya. Mienya banyak, topping-nya juga nggak pelit. Satu porsi original aja udah keliatan penuh sampai pinggir mangkok. Mie-nya nggak setipis Mie Ayam Pak Gino, teksturnya lebih tebal dan agak lebih lembut, cocok buat yang suka mie "berisi" waktu dikunyah. Cekernya jadi bintang di sini. Empuk banget sampai dagingnya lepas cuma dengan sentuhan sendok, bumbu kecapnya juga meresap sampai ke tulang.
"Ini definisi warung mie ayam yang bikin kenyang tanpa mikir dompet. Porsinya jujur, harganya jujur."
Rasa
Kaldu di Bu Wati punya karakter yang lebih ringan dibanding warung-warung "berat" macam Pak Gino. Nggak seintens itu, tapi tetap gurih dan pas buat dimakan tiap hari tanpa bikin enek. Baksonya juga solid, kenyal khas bakso rumahan, bukan bakso pabrikan yang teksturnya karet. Sambelnya standar pedas sedang, cocok buat kebanyakan orang, meski buat pecinta pedas ekstrem mungkin kurang nendang.
Satu hal yang kita suka: setiap mangkok dikasih taburan bawang goreng yang masih anget dan renyah, tanda emang digoreng fresh, bukan stok dari pagi. Detail kecil kayak gini yang bikin pengalaman makan tetap terasa niat meski harganya murah.
Harga & Nilai
Ini yang bikin Bu Wati jadi favorit anak kos. Porsi ceker komplit cuma Rp20.000, dan originalnya malah Rp12.000 doang. Buat ukuran porsi segini banyak dan rasa yang konsisten enak, ini termasuk salah satu value terbaik yang kita temukan di Umbulharjo. Skor dompetnya yang tinggi (8.9) memang bukan kebetulan.
Catatan Kurator
Kalau dibandingin sama warung-warung "berat" yang kaldu dan bumbunya lebih kompleks, Bu Wati memang nggak sekuat itu dari sisi rasa murni. Tapi buat kebutuhan makan sehari-hari yang kenyang, murah, dan tetap enak, ini salah satu pilihan paling masuk akal di area kampus. Solid pick buat rutinitas makan siang.



